Kemarau, Balita Rawan Diare

Memasuki musim kemarau, balita dinilai rawan terkena serangan penyakit diare ketimbang orang dewasa sehingga masyarakat diminta mewaspadai penyakit yang disebabkan bakteri E.coli.

“Kita mememinta masyarakat memperhatikan kebersihan diri dan lingkungan agar anaknya tidak terkena penyakit diare,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, dr. Hartanto, di Semarang, Sabtu.

Berdasarkan data, mayoritas usia penderita yang terkena penyakit diare di Jateng selama Januari-Desember 2007 berkisar antara 1 tahun-5 tahun, dengan rincian umur kurang 1 tahun sebanyak 43.089 penderita, umur 1-4 tahun (105.306 penderita), dan umur 5 tahun (175.536 penderita).

Karena itu, ia mengimbau jajaran kesehatan perlu intensif meningkatkan penyuluhan untuk membudayakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada masyarakat, khususnya anak sekolah dengan membiasakan diri mencuci tangan memakai sabun sebelum makan dan sesudah buang air besar.

“Kita telah mempersiapkan rumah sakit (RS) maupun Puskesmas untuk melakukan antisipasi jika suatu saat terjadi KLB penyakit diare yang diperkirakan bakal meningkat pada musim kemarau,” katanya.

Ia mengakui, sebanyak 35 kabupaten/kota di Jateng terjadi peningkatan jumlah penderita diare sehingga kabupaten/kota diminta meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus maupun kejadian luar biasa (KLB) diare.

Hartanto meminta Dinas Kesehatan kota/kabupaten di Jateng mengaktifkan sistem kewaspadaan dini KLB diare dan melaporkan kepada Dinkes Jateng jika cenderung terjadi peningkatan kasus diare yang signifikan di suatu desa.

Ia meminta jajaran kesehatan harus melakukan investigasi jika terjadi KLB diare di suatu daerah untuk mengetahui penyebabnya, merespon cepat secara terkoordinir, dan melaporkan ke Dinkes Jateng.

“Kita akan melaksanakan advokasi kepada bupati/wali kota agar mereka mau memperbaiki sanitasi lingkungan yang menjadi faktor risiko terjadinya KLB diare, seperti sarana air bersih, jamban keluarga, sarana pembuangan air limbah, dan pembuangan sampah yang benar,” katanya.
KOMPAS/ ABD

Sumber : Antara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: